Selasa, 02 November 2021

 

LEMBAR KERJA BEDAH LMS PLATFORM BELAJAR

 

 

Nama                           : ERNAWATI, S. Pd

Sekolah                        : SMP Negeri 4 Tual

 

Bahan

1.      LMS PPB H-1

 

Langkah-langkah Kegiatan

1.      Tuliskan inti pembahasan berdasarkan alur MERRDEKA!

2.      Tuliskan aktivitas peserta pada setiap alur MERRDEKA!

3.      Tuliskan tugas/produk peserta pada setiap alur MERRDEKA!

 

 

 

ALUR

INTI PEMBAHASAN

AKTIVITAS PESERTA

TUGAS/PRODUK PESERTA

M

Mulai Dari Diri

 Pemikiran Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara

 

·        CGP membuat tulisan refleksi kritis tentang pemikiran Ki Hadjar Dewantara

·        CGP memberi ungkapan harapan dan ekspektasi mengenai pembelajaran pada modul

https://docs.google.com/document/d/1tkmQ2HtdATYoPFzUH6fM7JbOQimLt14L/edit?usp=sharing&ouid=105627387223807735563&rtpof=true&sd=true 

E

Eksplorasi Konsep

Pendidikan di Indonesia dari zaman kolonial

Kerangka pemikiran Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara

Dasar-dasar Pendidikan

Metode Montessori, frobel dan taman Siswa

Praktik baik penerapan pemikiran filosofis pendidikan KHD berdasarkan konteks lokal sosial budaya di daerah asal


 Mengakses video tentang pendidikan di Indonesia dari zaman kolonial dan menjawab pertanyaan-pertanyaan panduan

Mengakses video tentang kerangka pemikiran KHD

Membaca beberapa tulisan karya KHD

Mendapatkan penguatan pemahaman tentang pemikiran filosofi pendidikan dari instruktur

Mendiskusikan pertanyaan reflektif  terkait pemikiran filosofi pendidikan KHD dan relevansinya dengan pendidikan saat ini dan pendidikan pada konteks lokal sosial budaya di daerah asal

Berbagi pengalaman praktik baik penerapan pemikiran filosofis pendidikan KHD pada kontekas lokal sosial budaya di daerah asal

 https://draft.blogger.com/blog/post/edit/4401187245263725434/4116018028346070417

R

Ruang Kolaborasi

  Desain kerangka pembelajaran 

 

 

 

 

 Mendesain kerangka pembelajaran sesuai dengan konteks lokal sosial budaya daerah asal

 https://drive.google.com/drive/my-drive

R

Refleksi Terbimbing

 Pemikiran KHD sebagai pengetahuan dan pengalaman baru dalam pembelajaran

 

 

 

 Merefleksikan pemikiran KHD sebagai pengetahuan dan pengalaman baru dalam pembelajaran

 https://draft.blogger.com/blog/post/edit/4401187245263725434/4256320949630515899

D

Demonstrasi Kontekstual

  Karya dalam pemikiran filosofi KHD

 

 

 

 Membuat karya (video pendek, komik,lagu puisi, podcast, poster dll) dalam menjelaskan pemikiran filosofi KHD 

 https://draft.blogger.com/blog/post/edit/4401187245263725434/1791393695811335322

E

Elaborasi Pemahaman

  Diskusi langsung oleh perwakilan Perguruan Taman Siswa

Prakti-praktik baik beberapa sekolah terkait pemikiran filosofi KHD

 

 

 

 Mengikuti sesi diskusi langsung dalam bentuk konferensi filosofi pendidikan KHD yang disampaikan oleh perwakilan Perguruan Taman Siswa serta praktik-praktik baik beberapa sekolah lain untuk memperluas pemahaman mengenai pemikiran filosofi KHD

 https://draft.blogger.com/blog/post/edit/4401187245263725434/6014780499592138930

K

Koneksi Antar Materi

  Hubungan antara materi-materi dan kaitannya dengan praktik konkrit di sekolah asal

 

 

 

 Melihat lagi seluruh materi yang sudah dipelajari dari pemikiran-pemikiran KHD kemudian membuat hubungan antara materi-materi tersebut dan juga keterkaitannya praktek yang konkret bersama dengan murid dan rekan guru di sekolah asal

 https://draft.blogger.com/blog/post/edit/4401187245263725434/710916406722387837

A

Aksi Nyata

  Perubahan konkret di kelas dituangkan dalam jurnal refleksi secara rutin.

 

 

 

 Membuat perubahan konkret di kelas dan menuliskannya dalam jurnal refleksi secara rutin.

 https://draft.blogger.com/blog/post/edit/4401187245263725434/5827027466434425508

 

1.1.a.10. Aksi Nyata - Penerapan Pemikiran Ki Hadjar Dewantara di Kelas dan Sekolah

LAPORAN AKSI NYATA MODUL 1.1 FILOSOFI PENDIDIKAN PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTARA

OLEH: ERNAWATI, S.PD

CGP ANGKATAN 4 KOTA TUAL SMPN 4 TUAL

"Pembelajaran Model Problem Based Learning, Discovery Learning"


I. LATAR BELAKANG
Pendidikan adalah memerdekakan manusia. Sebagai pendidik yang dituntut untuk menuntun anak sesuai dengan kodrat alam dan zaman yang dimiliki agar mereka mencapai kemerdekaannya dalam belajar. Akan tetapi sering kita temui di lapangan justru dengan memaksa anak apa yang diinginkan oleh guru. Seiring dengan perkembangan zaman seperti sekarang ini, murid lebih senang belajar dengan caranya sendiri. Oleh karena itu, tentunya sebagai pendidik perlu mengetahui karaketistik murid sebelum kegiatan proses belajar mengajar dilaksanakan agar dapat diketahui minat dan potensi setiap siswa. Melalui kegiatan ini saya menggunakan model pembelajaran Berbasis Masalah dengan Observasi Literasi melalui buku paket, peta dan internet.

II. TUJUAN
Tujuan yang ingin dicapai adalah:
1. Mewujudkan merdeka belajar dan menumbuhkan rasa tanggungjawab bagi peserta didik
2. Mewujudkan profil pelajar pancasila yang Kreatif, Bernalar kritis dan Bergotong royong
3. Mengetahui kemampuan peserta didik dalam penggunaan sumber belajar terutama internet
3. Memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran sehingga mampu menciptakan karya yang inovatif

III. DESKRIPSI AKSI NYATA
Pada kegiatan Aksi Nyata ada beberapa tahap kegiatan antara lain:
1. Membuat kesepakatan kelas bersama peserta didik
2. Tahap observasi literasi. Pada tahap ini peserta didik mengumpulkan data dan mengolah data melalui observasi literasi dari buku, peta dan internet.
3. Berdiskusi bersama anggota kelompok. Pada tahap ini setiap anggota kelompok bekerjasama, saling berbagi pendapat, peduli antar sesama 
4. Peserta didik menyiapkan laporan yang telah disiapkan kemudian mempresentasikan hasil observasi. Pada tahap ini peserta didik menuliskan hasil laporan dan mepresentasikannya secara kreatif
5. Membuat simpulan, refleksi, umpan balik, pesan-pesan moral kaitannya dengan Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang di 5 benua

IV. FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT
1. Faktor pendukung
- Orang tua peserta didik
- Kepala sekolah dan rekan guru
- Ruang kelas
- Media dan sumber belajar

2. Faktor penghambat
- Keterbatasan daya listrik saat penggunaan media proyektor/LCD
- Hanya beberapa siswa yang memiliki HP android

V. RENCANA PERBAIKAN DI MASA MENDATANG
1. Melakukan pembelajaran di luar kelas
2. Lebih inovatif dalam menerapkan metode pembelajaran
3. Mendorong siswa menghasilkan karya yang berbasis IT

VI. TESTIMONI

Testimoni peserta didik setelah mengikuti pembelajaran Problem Based Learning - Discovery Learning.
Peserta didik mengikuti Penilaian Harian dengan tertib dan menjawab soal secara kritis yaitu menganalisis dan mengevaluasi pemikirannya sendiri.









Tema hewan

Penggunaan LMS Platform Belajar Calon Guru Penggerak


 LMS merupakan platform belajar online yang biasanya digunakan oleh peserta kursus. Sebagai peserta Program Guru Penggerak yang mengikuti pendidikan selama 9 bulan, tidak lepas dari penggunaan LMS. Melalui LMS ini kami dapat mengetahui petunjuk dan instruksi belajar daring, sumber-sumber belajar mandiri, dan aktivitas belajar daring. Khusus LMS pada Program Guru Penggerak menggunakan alur MERRDEKA yaitu Mulai dari diri, Eksplorasi Konsep, Ruang Kolaborasi, Refleksi Terbimbing, Demonstrasi Kontekstual, Elaborasi Pemahaman, Koneksi antar materi dan Aksi Nyata.

 Adapun rangkaian kegiatan melalui alur belajar MERRDEKA :

1. Mulai dari diri (Mandiri) yaitu memberikan jawaban berupa tulisan refleksi diri tentang pemikiran (filosofi pendidikan ) Ki hadjar Dewantara)

2. Eksplorasi konsep yaitu, mengakses video tentang pendidikan di indonesia Zaman kolonial dan menjawab pertanyaan-pertanyaan panduan, mengakses video tentang kerangka pemikiran (filosofi pendidikan) KHD dan membaca beberapa tulisan karya KHD. Adapun Eksplorasi konsep (Forum Diskusi) yaitu mendapatkan penguatan pemahaman dari instruktur, mendiskusikan pertanyaan reflektif terkait pemikiran filosofi pendidikan KHD dan relevansinya dengan pendidikan Indonesia saat ini dan pendidikan pada konteks sosial budaya daerah asal kami. Serta berbagi pengalaman praktik baik penerapan pemikiran filosofis pendidikan KHD pada konteks lokal sosial budaya daerah kami.

3. Ruang kolaborasi yaitu secara berkelompok kami mendesain kerangka pembelajaran sesuai dengan konteks lokal sosial budaya daerah asal.

4. Refleksi Terbimbing pada alur ini kami diminta merefleksikan pemikiran Ki Hadjar Dewantara sebagai pengetahuan dan pengalaman baru dalam pembelajaran.

5. Demonstrasi kontekstual yaitu, membuat karya berupa poster dalam menjelaskan pemikiran filosofis Ki Hadjar Dewantara dan mengunggahnya di LMS

6. Elaborasi pemahaman yaitu, mengikuti sesi diskusi langsung dalam bentuk konferensi filosofi pendidikan KHD yang disampaikan oleh perwakilan Perguruan Taman Siswa serta praktik-praktik baik beberapa sekolah lain untuk memperluas pemahaman mengenai pemikiran filosofi KHD.

7. Koneksi antar materi yaitu, melihat lagi seluruh materi yang telah dipelajari dari pemikiran-pemikiran KHD kemudian membuat hubungan antara materi-materi tersebut dan juga keterkaitannya praktek yang kongkrit bersama dengan murid dan rekan guru di sekolah asal.

8. Aksi Nyata yaitu, membuat perubahan konkrit di kelas dan menuliskannya dalam jurnal refleksi secara rutin.

Ernawati, S. Pd

CGP AK 4 Kota Tual

Nilai Akademik Tidak Sama Dengan Nilai Hidup

Masyarakat modern terlalu terobsesi dengan angka. Seolah-olah nilai rapor adalah cermin dari kecerdasan sejati dan tiket menuju ...